Newsroom - Events 2013

LT-Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai TELKOM Supplier Terbaik 3, Kategori Konstruksi Infrastuktur Telekomunikasi Inside Plant

December 19, 2013

PT. Telkom menyelenggarakan Supplier Awards 2013 yang diperuntukkan bagi para vendor PT. Telkom yang telah bekerjasama di bidang pengadaan di PT Telkom. PT. Lintas Teknologi Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai TELKOM Supplier Terbaik 3, Kategori Konstruksi Infrastuktur Telekomunikasi Inside Plant yang diterima oleh Bp. Afzal, selaku Account Director PT. Lintas Teknologi Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di gedung RDC, Bandung ini bertujuan untuk membina hubungan baik dengan supplier dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan secara sinergi serta sebagai sarana marketing bagi para supplier. Dalam kesempatan tersebut, PT. Telkom menyerahkan penghargaan untuk para supplier terbaik PT. Telkom selama tahun 2013.

LT-Indonesia Conducted Security Event with theme "How Secure Are You Today?"

October 29, 2014

Lintas Teknologi Indonesia invited customers from Telco & Enterprise industries to Network Security Event entitled "How Secure Are You Today?" at Ritz Carlton Hotel. Together with partners, PT Lintas Teknologi Indonesia share knowledge and insight to keep ahead on the ICT Security front and shield companies and customers from targeted attacks. This event also supported by Cloudmark, Fireeye, Juniper, Fortinet, Symantec.

TELKOM Siapkan Infrastruktur Internet Untuk Indonesia Timur.

May 28, 2013

Jakarta - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) siap menggelar infrastruktur serat optik Maluku Cable System. Infrastruktur kabel laut ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan layanan broadband di Kawasan Timur Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing kawasan yang kaya sumber daya alam tersebut.

Menteri Kominfo Tifatul Sembiring, dan Direktur Utama Telkom, Arief Yahya hadir pada acara Ground Breaking Maluku Cable System (MCS) pada 28 Mei 2013 di Ternate, Maluku Utara MCS merupakan bagian dari program pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS). Sedangkan SMPCS merupakan kelanjutan dari pembangunan Mega Proyek Palapa Ring dan menjadi salah satu program Telkom dalam mewujudkan Indonesia Digital Network (IDN).

Sebelumnya pada tahun 2011, Telkom berhasil menggelar Mataram Kupang Cable System, yang awal pembangunannya telah diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 30 November 2009 dari Istana Negara. Tifatul menjelaskan, proyek MCS akan memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas layanan data di daerah-daerah yang belum dilayani secara memadai, hal ini penting untuk meningkatkan akses broadband untuk semua.

"Penbangunan infrastruktur broadband MCS ini akan meningkatkan konektivitas layanan di Indonesia khususnya kawasan timur sehingga penyebaran informasi kepada masyarakat dapat diperoleh secara merata oleh," ujar Tifatul dalam siaran resminya, Selasa (28/5)

Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut SMPCS mencakup penggelaran Kabel Laut sepanjang 5.444 km dan Kabel Darat sepanjang 655 km. Secara Network Design, SMPCS terdiri dari 3 jalur utama, yaitu Manado-Ambon-Fakfak-Timika, Manado -Sorong- Biak-Jayapura, dan Ambon-Kendari, serta 13 cabang meliputi : Jailolo, Ternate, Labuha, Sorong, Mangole, Sanana, Namlea, Masohi, Banda Neira, Bula, Manokwari, Sarmi, dan Kaimana.

Dengan mengoptimalkan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM), SMPCS mampu mendukung jaringan hingga kapasitas bandwidth 32x100 Gigabytes per fiber pair-nya.

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, untuk pembangunan SMPCS Telkom menggandeng dua perusahaan asing, yakni Alcatel Submarine Network (ASN) dari Perancis dan NEC Corporation dari Jepang. SMPCS merupakan bagian dari proyek jaringan infrastruktur Indonesia Digital Network (IDN) yang akan menghubungkan seluruh Nusantara mulai dari Banda Aceh hingga Papua.

"IDN merupakan salah satu inisiatif Telkom dalam mendukung program pemerintah Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Melalui IDN, Telkom siap membangun 15 juta homepass dan 1 juta wifi pada tahun 2015 untuk mewujudkan salah satu pilar utama MP3EI yaitu konektivitas," jelas dia

Ditargetkan pembangunan infrastruktur SMPCS akan selesai awal tahun 2015. Dengan selesainya pembangunan tersebut, maka Telkom telah turut meningkatkan konektivitas dengan menghubungkan seluruh kepulauan di Indonesia dari Sabang sampai Merauke melalui IDN.

Sumber: Investor Daily | www.beritasatu.com